Hai hoi..postingan kedua ini masih tentang BERWIRAUSAHA,tetapi sekarang saya akan membahas tentang tanggung jawab sosial.Dengan menerapkan tanggung jawab sosial maka perusahaan akan mendapat banyak keuntungan jangka panjang. Seandainya perusahaan sudah memiliki kekayaan dalam jumlah besar, maka sebaiknya diimbangi dengan melakukan program-program sosial yang keuntungannya mungkin akan dirasakan dalam jangka panjang.
Beberapa bentuk pertanggungjawaban sosial wirausahawan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut:

1. Tanggung jawab terhadap lingkungan, dimana wirausahawan harus selalu menjaga kelestarian lingkungan.
Misalnya pada rumah makan mie ayam yang sudah kita bahas pada postingan pertama.Sebagai wirausahawan,tanggung jawab terhadap lingkungan ini bisa berbentuk tidak membuang sampah sembarangan.Limbah berupa air panas dan sebagainya,harus dibuang pada tempatnya.
2. Tanggung jawab terhadap karyawan, dengan selalu mendengarkan usulan dan pendapat karyawan, mereka diberikan imbalan yang sesuai dan diberikan kepercayaan penuh.
3. Tanggung jawab terhadap pelanggan, antara lain : (a) menyediakan barang atau jasa yang berkualitas, (b) memberikan harga yang wajar. (c) melindungi hak-hak konsumen, yaitu hak mendapatkan produk yang aman, mendapat informasi tentang produk, hak untuk didengar dan hak untuk memilih barang apa yang hendak dibeli.
Selain itu juga sebagai wirausahawan,harus memperhatikan kebersihan dari kios dan alat-alat yang digunakan.Sehinggan para pelanggan dapat merasa nyaman.
4. Tanggung jawab terhadap investor, dengan kesanggupan mengembalikan investasi yang cukup menarik, seperti memaksimalkan keuntungan dan melaporkan kinerja keuangan yang akuntable.
5. Tanggung jawab terhadap masyarakat sekitar, seperti menyediakan atau membuka lapangan kerja dan menjaga situasi lingkungan yang sehat disekitar perusahaan tersebut berada.
Jika mengacu pada beberapa tanggung jawab tersebut di atas, maka tanggung jawab sosial perusahaan merupakan keterlibatan perusahaan dalam memberikan kontribusi terhadap perbaikan dan kesejahteraan sosial masyarakat, dengan tidak hanya semata-mata mempertimbangkan keuntungan ekonomi.